Pengertian Real Time pada Sistem Embedded

Mesin cuci Panasonic ECONAVI

Pengertian Real Time pada Sistem Embedded

Banyak sistem embedded berinteraksi dengan dunia fisik, sehingga system embedded harus dapat merespon dunia fisik secara cukup cepat. Respon cepat ini disebut juga sebagai “real time” .

Tidak semua sistem embedded harus real time, demikian juga tidak semua sistem real time harus embedded

Pengertian Menurut Kamus

The actual time during which something takes place
  • –The computer may partly analyze the data in real time (as it comes in) – R.H. March
  • –Chatted online in real time

Sumber: https://www.merriam-webster.com/dictionary/real%20time

Maksudnya dari ‘the actual time during which something takes place” adalah ada 2 atau lebih kejadian, dan semuanya terjadi praktis pada waktu yang sama.

Real time secara Bahasa Inggris diartikan sesuatu yang terjadi seketika, namun dalam dunia teknik, kita perlu definisi yang lebih lugas.

Pengertian dalam Sistem Embedded

A real-time computer system is a computer system where the correctness of the system behavior depends not only on the logical results of the computations, but also on the physical time when these results are produced. By system behavior we mean the sequence of outputs in time of a system.

Sumber: Herman Kopetz, Real Time Systems, Design Principles for Distributed Embedded Applications 2nd edition, Springer, 2011, halaman 2

Terjemahan bebas: “Sistem komputer waktu nyata adalah system computer yang ketepatan perilakunya tergantung tidak hanya pada hasil komputasinya , namun juga waktu terjadinya hasil komputasi tersebut. Perilaku system di sini adalah urutan output terhadap waktu pada system tersebut.”

Jadi pada sistem komputer biasa, kualitas sistem hanya ditentukan hasil perhitungan yang benar, sedangkan pada komputer waktu nyata (real time), kualitas ditentukan oleh ketepatan hasil perhitungan dan waktu keluarnya hasil perhitungan tersebut.

Batasan ‘cepat’ perlu diturunkan dari fenomena fisik pada sistem. Jadi kita perlu memahami perilaku system fisik supaya dapat mendapatkan batasan waktu yang tepat.

Jika komputasi terlalu lambat maka sistem komputasi tidak dapat merespon perubahan fisik dengan baik. Jika hasil komputasi (dikeluarkan) terlalu cepat maka output juga dianggap tidak tepat.

Optimasi komputer juga diperlukan. Jika komputer yang dipakai terlalu cepat dari yang diperlukan, maka harganya akan lebih mahal. Jadi dalam hal ini perlu penentuan kecepatan komputer yang optimal.

Real time bukan hanya sekedar menggunakan prosesor yang cepat, namun juga ada masalah penjadwalan. Hal ini akan dibahas di bahasan Real Time Operating System di  bagian Scheduler (penjadwal). Pada RTOS, selain kecepatan komputasi juga ada faktor pergantian ke pekerjaan yang lebih penting.

Referensi

  • Herman Kopetz, Real Time Systems, Design Principles for Distributed Embedded Applications 2nd edition, Springer, 2011
  • Pengertian Sistem Embedded

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.