1 ampere berapa joule?

Pertanyaan: 1 ampere berapa joule?

ampere adalah satuan arus listrik

joule adalah satuan energi

Rumusnya adalah sebagai berikut

E= V x I x t

Dengan variabel sebagai berikut:

  • E: energi (joule)
  • V: tegangan (volt)
  • I: arus (ampere)
  • t: waktu (detik)

Jadi untuk mengubah ampere menjadi joule, diperlukan informasi berupa tegangan listrik dan waktu arus tersebut mengalir.

Contoh persoalan:

Arus 1 ampere mengalir ke sebuah alat listrik selama 1 jam dengan tegangan 220 volt  jala-jala PLN.

Jawaban:

satuan waktu untuk joule adalah detik, jadi satuan jam mesti diubah ke detik. 1 jam = 60 menit = 60×60 detik

E = V x I x t = 220 volt x 1 ampere x 60 x 60 detik = 792000 joule

Artikel terkait: Konversi Besaran Listrik

Referensi

1 ampere berapa Wh

Pertanyaan: 1 ampere berapa Wh

Uraian

ampere adalah satuan arus listrik

Wh (watt – hour) adalah satuan energi.

Rumusnya sebagai berikut

E= V x I x t

Dengan

  • E: Energi (Watt hour)
  • V: tegangan  (volt)
  • I: arus (ampere)
  • t: waktu (jam)

Jadi untuk mengubah ampere menjadi Wh perlu tambahan informasi tegangan dan waktu aliran arus tersebut.

Misal ada permasalahan berikut ini:

Arus 1 ampere mengalir ke sebuah alat selama 1 jam. Tegangan sesuai dengan baterai seng karbon 9 volt. Berapakah energi yang masuk ke alat tersebut?

Jawaban

E= V x I x t = 9 volt x 1 ampere x 1 jam = 9 Wh

Referensi

1 ampere berapa mAh

Pertanyaan: 1 ampere berapa mAh

ampere adalah satuan dari besaran arus

mAh adalah singkatan dari milli-ampere-hour. mAh adalah satuan dari besaran muatan listrik.

milli artinya seperseribu. 1 milli ampere sama dengan seperseribu ampere.

1 ampere sama dengan 1000 milli ampere.

Jadi untuk mengubah ampere menjadi mAh kita perlu tambahan informasi waktu dalam satuan jam.

Misal permasalahannya seperti ini:

Ada arus sebesar 1 ampere mengalir selama 1 jam. Berapa mAh muatan listrik yang mengalir?

Jawaban:

muatan listrik = arus x waktu = 1 ampere x 1 jam = 1 ampere hour = 1000 milli ampere hour = 1000 mAh

Referensi

Cara Membuat Smart Room

Smart Room dapat dibuat dengan menggunakan mikroprosesor. Berikut ini tahap-tahap pembuatan smart room tersebut.

Menentukan Tujuan Smart Room

Tahap pertama dari sebuah pekerjaan/proyek adalah menentukan tujuan utama pekerjaan tersebut.

Berikut ini  beberapa alternatif tujuan sebuah smart room

  • Meningkatkan kenyamanan ruangan, bisa dari sisi pencahayaan, temperatur, kelembaban
  • Menghemat pemakaian energi. Suatu ruangan memerlukan temperatur untuk penerangan dan pemanasan/pendinginan
  • Meningkatkan keamanan ruangan

Menentukan Spesifikasi Sistem

Setelah tujuan ditentukan,berikutnya adalah menentukan spesifikasi teknis dari ruangan tersebut.

Hal-hal yang perlu diperhatikan pada spesifikasi smart-room:

  • Apakah temperatur perlu diukur?
  • Apakah temperatur perlu dikendalikan?
  • Apakah kelembaban perlu diukur?
  • Apakah kelembaban perlu dikendalikan?
  • Apakah cahaya perlu diukur?
  • Apakah cahaya perlu dikendalikan?
  • Temperatur ruangan diukur dengan ketelitian tertentu, misal 1 derajat Celcius, 0,5 derajat Celcius dan sebagainya
  • Rentang temperatur ruangan ditentukan. Hal ini untuk menentukan rentang sensor temperatur yang diperlukan.
  • Target temperatur yang diinginkan
  • Ketelitian pengukuran kelembaban.
  • Rentang kelembaban ruangan yang perlu diukur
  • Target kelembaban yang diinginkan.

Membuat Perancangan Sistem Secara Keseluruhan

Pada tahap ini dibuat arsitektur sistem secara keseluruhan. Aliran data & informasi ditentukan.

Perancangan perangkat keras

Pada tahap ini dilakukan pembuatan rancangan perangkat keras.

Hal-hal yang perlu ditentukan:

  • Menentukan mikrokontroler yang dipakai , jika menggunakan mikroprosesor
  • Menentukan sensor-sensor yang dipakai
  • Menentukan aktuator-aktuator yang diperlukan
  • Menentukan catu daya (power supply) yang diperlukan
  • Kotak untuk menyimpan perangkat

Berikut ini contoh sistem smart room dengan sebuah mikrokontroler sebagai pengendali utama.

Blok Diagram Perangkat Keras Smart-Room
Blok Diagram Perangkat Keras Smart-Room

Contoh prosesor populer yang dapat dipakai di antaranya:

  • Arduino UNO (ATmega328)
  • Arduino Nano (ATmega328)
  • ESP32 (Espressif)
  • ESP8266

ESP32 dan ESP8266 dapat dipakai jika kita memerlukan WiFi atau Bluetooth. Jika tidak perlu komunikasi nirkabel, cukup menggunakan Arduino berbasis ATmega328.

Contoh sensor yang dapat dipakai

  • LM35: sensor temperatur analog
  • DS18S20: sensor temperatur digital
  • BMP280: sensor temperatur dan tekanan udara
  • BME280: sensor temperatur, kelembaban dan tekanan udara
  • LDR (Light Dependent Resistor): sensor cahaya
  • Photodiode : sensor cahaya

Contoh Display yang dapat dipakai:

  • LCD 16×2
  • LCD 20×4
  • LCD matrix

Perancangan perangkat lunak

Pada tahap ini dilakukan hal-hal sebagai berikut

  • menentukan apakah akan menggunakan sistem operasi. pada sistem seperti ini sering dipakai sistem operasi waktu nyata (Real Time Operating System /RTOS ). Salah satu RTOS yang sering dipakai adalah FreeRTOS (https://www.freertos.org/)
  • membuat model diagram alir (flow chart)
  • membuat model aliran data (data flow diagram)
  • membuat model FSM (finite state machine) jika pada sistem terdapat proses yang memerlukan FSM
  • membuat model pengolahan sinyal dengan DSP (Digital Signal Processing), jika terdapat pengolahan sinyal secara digital. Umumnya melibatkan filter digital , equalizer digital, perekaman data digital.

Implementasi Perangkat Keras

Pada tahap ini dibuat papan rangkaian dengan PCB (Printed Circuit Board)

Implementasi Perangkat Lunak

Pada tahap ini dilakukan proses pembuatan perangkat lunak untuk mikrokontroler

Pengujian sistem

Pada tahap ini dilakukan pengujian untuk membandingkan antara perilaku sistem dengan spesifikasi yang diinginkan. Untuk itu diperlukan pengukuran-pengukuran untuk kemudian dibandingkan dengan angka-angka yang diinginkan pada spesifikasi.

Pengujian ini biasanya dilakukan secara kuantitatif, sehingga cukup obyektif.

Perangkat yang diperlukan untuk pengujian sistem di antaranya

  • Termometer digital atau analog sesuai dengan rentang temperatur dan ketelitian yang diinginkan
  • Higrometer digital atau analog sesuai dengan rentang kelembaban dan ketelitian pengukuran kelembaban.
  • Light Meter untuk mengukur pencahayaan ruangan
  • Voltmeter / Wattmeter untuk mengukur unjuk kerja tegangan/ arus/ daya pada rangkaian.

Validasi Sistem

Pada tahap ini dilakukan perbandingan antara tujuan sistem dengan perilaku sistem. Jika sistem yang dibuat sudah dapat menyelesaikan permasalahan di tujuan, maka sistem dapat dikatakan sudah berhasil divalidasi.

Validasi ini biasanya dilakukan secara kualitatif sehinggak agak sedikit subyektif.

Manual Pengendali Temperatur DEI Taiwan

Manual perangkat kendali temperatur buatan DEI Energy Solution Technology Co., Ltd

Website: www.dei.com.tw

DEI-815E panel
DEI-815E panel

Cooling Application

Freezing Application

Super Low Temperature Application

DEI Wiring Connections

Cooling Application

Freezing Application

Freezing / Refrigeration

Name Operation Manual Wiring Diagram  
DEI-104FC DEI-104FC-5INS00624 DEI-104FC-5LAB00855  
DEI-104FE      
DEI-107FE      
DEI-109E      
DEI-617S/617D/817      
DEI-625E      
DEI-635E      
DEI-815E      
DEI-819E      
DEI-855E      
DEI-868i      
       
       

Source

1 ampere berapa ohm

Pertanyaan:

  • 1 ampere berapa ohm
  • Bagaimana mengubah ampere ke ohm

Ampere adalah satuan arus.

ohm adalah satuan untuk tahanan.

Hubungan antara arus dan tahanan adalah sebagai berikut:

V = I x R

  • V: tegangan, satuannya volt (V)
  • I: arus, satuannya ampere (A)
  • R: tahanan, satuannya ohm

Skema rangkaian sebagai berikut:

Rangkaian baterai dan resistor
Rangkaian baterai dan resistor

Untuk mengubah ampere ke ohm perlu diketahui besaran tegangan listriknya. Tegangan listrik ini dapat berupa jala-jala listrik PLN, baterai dan sebagainya.

Jika tegangan adalah jala-jala listrik PLN 220 volt, maka R = V/I = 220 volt /1 ampere = 220 ohm. Jadi jika ada arus 1 ampere mengalir pada suatu alat yang dihubungkan ke jala-jala listrik PLN 220 volt, maka tahanan/resistansi benda tersebut adalah 220 ohm.

Jika tegangan adalah baterai 9 volt DC, maka R = V / I = 9 volt / 1 ampere = 9 ohm.

Jika tegangan adalah baterai Nickel Metal Hybrid (NiMH) dengan tegangan 1,2 volt, maka R = V/I = 1,2 volt / 1 ampere  = 1,2 ohm.

Pengukur arus (ampere meter)
Pengukur arus (ampere meter)

Artikel Terkait

1 volt berapa ohm

Pertanyaan: 1 volt berapa ohm, atau bagaimana mengubah volt menjadi ohm.

Jawaban: Rumus yang menghubungkan volt menjadi ohm adalah sebagai berikut:

  • V = I x R

Dengan

  • V: tegangan (dalam satuan volt)
  • I: arus (dalam satuan ampere)
  • R: tahanan (dalam satuan ohm)

Jadi untuk mengubah volt menjadi ohm perlu diketahui berapa arus pada komponen tersebut dengan satuan ampere.

Voltmeter versi awal untuk mengukur tegangan
Voltmeter versi awal untuk mengukur tegangan

Referensi

1 volt berapa kWh

Pertanyaan

  • 1 volt berapa kWh
  • Bagaimana mengubah tegangan menjadi kWh

Jawaban ringkas

Untuk mengubah V menjadi kWh diperlukan tambahan parameter yaitu arus dalam ampere dan waktu dalam jam.

Jawaban panjang

volt adalah satuan untuk tegangan listrik.

kWh adalah satuan untuk energi listrik.

Hubungan antara volt dan kWh adalah sebagai berikut:

P = V x I

E = P x t

E = V x I x t

Dengan:

  • P: daya (watt)
  • E: energi (kWh)
  • V: tegangan (volt)
  • I: arus (ampere)
  • t: waktu (jam)

Jadi untuk mengubah V menjadi kWh diperlukan tambahan parameter arus dalam ampere dan waktu dalam jam.

Referensi

 

1 volt berapa joule

Pertanyaan:

  • 1 volt berapa joule

Uraian

  • ‘volt’ adalah satuan untuk besaran tegangan listrik
  • joule adalah satuan untuk besaran energi

Rumus yang menghubungkan tegangan dengan energi adalah sebagai berikut:

  • P = V x I
  • E = P x t
  • E = V x I x t

Dengan:

  • P: daya listrik (watt)
  • V: tegangan (volt)
  • I: arus (ampere)
  • E: energi (joule)
  • t: waktu (detik)

Jadi untuk mengubah volt menjadi joule, diperlukan tambahan variabel berikut ini:

  • I (arus) dalam ampere
  • t (waktu) dalam detik

Referensi

1 volt berapa watt

Pertanyaan:

  • 1 volt berapa watt
  • Bagaimana mengubah volt menjadi watt
  • Bagaimana mengubah tegangan menjadi daya

‘volt’ (disingkat V) adalah satuan untuk tegangan listrik.

‘watt’ (disingkat W) adalah satuan untuk daya listrik.

‘volt’ dan ‘watt’ adalah dua satuan yang berbeda, sehingga tidak dapat diubah begitu saja.

Untuk pengubah volt menjadi watt, dapat dilakukan dengan 2 macam cara:

  • Arus diketahui
  • Resistansi / tahanan diketahui

Menghitung Watt Dengan Volt dan Arus (ampere) Diketahui

Jika arus diketahui, maka daya (dalam watt) dapat diketahui dari tegangan (dalam volt) dan arus (dalam ampere) pada rangkaian tersebut.

Rumusnya adalah sebagai berikut:

P  = V x I

Dengan

  • P: daya (watt)
  • V: tegangan (volt)
  • I: arus listrik (ampere)

Jadi untuk mengubah volt menjadi watt, perlu diketahui arus pada rangkaian tersebut.

Misal:

  • tegangan 1 volt, arus 2 ampere. Maka daya P = 1 x 2 = 2 watt.

Arus pada suatu rangkaian dapat diukur dengan menggunakan amperemeter.

Pengukur arus (ampere meter)
Pengukur arus (ampere meter)

Resistansi Diketahui

Jika resistansi dari komponen diketahui, maka daya pada komponen dapat dihitung dari tegangan dan resistansi komponen tersebut.

3 buah Resistor karbon
Ilustrasi resistor karbon

Jika nilai resistansi / tahanan diketahui, maka rumusnya adalah sebagai berikut:

P = V2 / R

Misal:

tegangan 1 volt, resistansi = 10 ohm. Maka P = V2 / R = (1 x 1) / 10 = 0.1 watt

Besar resistansi dapat diukur dengan ohm meter, atau pada resistor dapat dibaca pada gelang warna resistor tersebut.

Referensi

 

Perbandingan suara Logitech C170, BM-800, Rode VideoMic Pro, Audio Technica AT2020

Pengujian dilakukan dengan merekam suara pendek untuk masing-masing mikrofon

Perangkat yang dipakai

Mikrofon Rode VideoMic Pro dengan laptop
Mikrofon Rode VideoMic Pro dengan laptop

 

Mikrofon Rode VideoMic Pro
Mikrofon Rode VideoMic Pro

 

Mikrofon Taffware BM-800
Mikrofon Taffware BM-800
Mikrofon Rode VideoMic Pro dengan Behringer UM2
Mikrofon Rode VideoMic Pro dengan Behringer UM2
Webcam Logitech C170
Webcam Logitech C170
Mikrofon Audio Technica AT2020 dengan Behringer UM2
Mikrofon Audio Technica AT2020 dengan Behringer UM2

Berikut ini rekaman suara berbagai mikrofon tersebut

Youtube: Perbandingan suara Logitech C170, Taffware BM800, Rode VideoMicPro, Audio Technica AT2020

Rekaman dibuat dengan software Audacity. Video editing dengan DaVinci Resolve 16

Hasil sepintas:

  • Webcam Logitech C170: suara cukup jelas. Ada filter anti noise built in sehingga suara kurang natural.
  • BM-800 dengan Behringer UM2 : hasil cukup jelas
  • BM-800 langsung ke PC tanpa UM2: masih terdengar, namun suara lebih kecil sehingga noise lebih besar. Tidak semua PC hasilnya sama, rekaman ini adalah yang terbaik di antara beberapa komputer desktop/laptop yang saya coba.
  • Rode VideoMic Pro dengan laptop: respon frekuensi kurang baik
  • Rode VideoMic Pro dengan desktop: lebih flat, namun ada noise
  • Rode VideoMic Pro dengan Behringer UM2: jelas
  • Audio Technica AT2020 dengan Behringer UM2: jelas

Pilihan saya sebagai orang awam audio:

  • Dari sisi kualitas, saya paling suka AT2020.
  • AT2020 & Rode Videomicpro mirip-mirip
  • Yg paling murah dan hasilnya lumayan: BM-800 & Behringer UM2. Kalau mau lebih murah bisa pakai BM-800  + phantom power, kemudian dimasukkan ke MIC IN di PC/laptop. Cuma kualitasnya akan tergantung kualitas sound card di PC/Laptop.
  • Kalau ruangan sepi, AT2020 cukup baik
  • Kalau ruangan kurang kedap suara, Rode Videomicpro ada keuntungan karena directional (shotgun microphone). cuma ini solusi paling mahal dari semua yang saya bandingkan.

Behringer UM2 Audiophile 2×2 USB Audio Interface

Foto-foto Behringer UM2

Tampak atas Behringer UM2
Tampak atas Behringer UM2

Di bagian atas terdapat 3 buah potensiometer. Potensiometer paling kiri untuk mengatur penguatan input mikrofon. Potensiometer tengah untuk mengatur penguatan input instrumen. Potensiometer kanan untuk output ke headphone.

Tampak depan Behringer UM2
Tampak depan Behringer UM2

Pada bagian kiri adalah input mikrofon / line in. Di sebelahnya ada 2 lampu, CLIP dan SIG. SIG berwarna hijau menyala kalau terdeteksi ada sinyal pada input MIC/LINE1. CLIP berwarna merah, menyala kalau input terlalu besar. Jika lampu CLIP menyala, artinya penguatan di potensiometer MIC/LINE perlu dikurangi.

Di tengah ada input INST 2, dirancang untuk masukan alat musik seperti gitar elektrik. Di sebelahnya ada lampu indikator CLIP/SIG.

Ada 1 tombol DIRECT MONITOR, fungsinya untuk mengirimkan sinyal langsung dari mikrofon ke output headphone. Jika tombol ditekan, sinyal input dari MIC/LINE1 dan INST2 dikirim langsung ke headphone. Jika tombol tidak ditekan, headphone hanya menerima input dari komputer desktop/laptop.

Dekat colokan headphone ada 2 lampu: POWER dan +48V. POWER untuk indikasi bahwa alat sudah menyala, artinya sudah disambung ke USB. +48V artinya phantom power aktif di MIC/LINE1.

Tampak belakang Behringer UM2

Tampak belakang Behringer UM2

Di bagian belakang dari sebelah kiri ada output RCA dua kanal (R dan L), colokan USB dan tombol phantom power +48V on/off.

Rangkaian dalam Behringer UM2
Rangkaian dalam Behringer UM2

Di bagian dalam terlihat rangkaian yang cukup kompleks.

Casing Behringer UM2 ini mayoritas terbuat dari plastik, jadi tidak terlalu tahan bantingan jika dipakai di panggung, dan juga memungkinkan sinyal dari luar masuk ke rangkaian di dalamnya. Casing logam hanya di bagian panel depan dan panel belakang. Casing logam ini juga tidak diground secara serius, jadi tidak terlalu berfungsi melindungi terhadap noise.

Manual dan perangkat lunak untuk Behringer UM2 tersedia di situs web nya, di https://behringer.com/product.html?modelCode=P0AVV

 

Mikrofon Kondensor Taffware BM800

Foto-foto mikrofon kondensor merek Taffware, model BM800

Berikut ini tampak luar dari mikrofon BM800. Bagian atas penutup mikrofon berwarna kuning. Bagian tengah body berwarna hitam. Bagian bawah ada konektor XLR.
Pada mikrofon ini, bagian yang ada tulisan “Taffware BM-800” adalah bagian belakang, jadi justru ketika berbicara bagian ini berlawanan arah dengan pembicara. Namun ada juga beberapa mikrofon BM-800 yang kebalikannya, yaitu bagian yang ada tulisan “Taffware BM-800” justru menghadap pembicara. Jadi kalau mendapatkan mikrofon model ini, mesti dicoba dengan berbagai arah untuk mendapatkan arah sebenarnya.

Tampak luar Taffware BM800
Tampak luar Taffware BM800

Mikrofon ini dapat dibuka dari bagian bawah, dengan membuka tutup bagian bawah yang berulir.

 
Membuka bagian bawah BM800
Membuka bagian bawah BM800

Berikut  ini foto setelah body dibuka, namun masih menyisakan penutup mikrofon warna kuning.

 
Close up komponen BM800
Close up komponen BM800

 

Berikut ini penampilan bagian dalam dari mikrofon BM800.

Bagian dalam BM800
Bagian dalam BM800, mikrofon bagian depan menghadap ke atas
Bagian dalam BM800
Bagian dalam BM800, mikrofon bagian belakang

Mikrofon kondensor ada di bagian sebelah kiri. Kondensor ini yang tugasnya mengubah sinyal suara menjadi tegangan listrik. Namun tegangan ini kecil sekali sehingga masih perlu diperkuat oleh rangkaian di bagian tengah (papan rangkaian warna hijau). Pada papan rangkaian tersebut terdapat beberapa transistor yang berfungsi sebagai penguat. Rangkaian penguat ini memerlukan catu daya (power supply), sehingga mikrofon ini perlu ‘phantom power’. Phantom power ini dapat diberikan dari USB sound card yang mendukung phantom power, atau dari modul khusus phantom power.

Berikut ini close up papan rangkaian, untuk dapat melihat tipe-tipe transistor yang dipakai sebagai penguat.

Close up komponen BM800
Close up komponen BM800
Close up komponen BM800
Close up komponen BM800
Close up komponen BM800
Close up komponen BM800
Close up komponen BM800
Close up komponen BM800

 

Close up komponen BM800
Close up komponen BM800

Rangkaian penguat di dalam mikrofon ini perlu power supply. Alternatifnya:

  • menggunakan power supply phantom power
  • menggunakan audio interface yang sudah ada fitur phantom power

Contoh power supply phantom power:

Taffware Phantom Power 48 volt untuk mikrofon
Taffware Phantom Power 48 volt untuk mikrofon

Taffware phantom power ini harganya sekitar 100 ribu sampai 200 ribu rupiah.

Mikrofon ini dapat disambungkan ke komputer antara lain menggunakan audio interface Behringer UM2

Berikut ini contoh audio interface yang mendukung phantom power

Tampak depan Behringer UM2
Tampak depan Behringer UM2

Behringer UM2 ini harganya antara 500 ribu sampai 1 juta rupiah.

Mikrofon ini dibandingkan dengan beberapa mikrofon lain di artikel Perbandingan suara Logitech C170, BM-800, Rode VideoMic Pro, Audio Technica AT2020