mikroprosesor

Upload Program ke STM32F103 Blue Pill Melalui Port USB di Windows

Mikrokontroler STM32F103 Blue Pill yang masih baru hanya dapat diprogram melalui bootloader USART, yaitu menggunakan port serial di pin A9 dan A10. Untuk dapat diprogram melalui USB, maka kita mesti memasang dulu bootloader yang dapat mengenali proses upload melalui port USB.

Berikut ini adalah konfigurasi port serial untuk melakukan pemrograman dengan bootloader USART:

konfigurasi port serial untuk pemrograman

konfigurasi port serial untuk pemrograman

Koneksi ke PC menggunakan modul USB to Serial dengan tegangan 3,3 volt. Modul USB to Serial ini banyak dijual dengan berbagai tipe. Untuk mudahnya, bisa pakai yang menggunakan chipset FTDI, karena driver FTDI sudah ada di Windows, jadi mudah dikenali. Konverter USB-Serial dengan chipset CH340 ataupun Prolific PL2303 biasanya lebih murah, namun agak sedikit kompleks karena perlu instalasi driver.

Berikut ini STM32F103 yang sudah terhubung dengan konverter USB-Serial.

Rangkaian pemrograman USART bootloader

Rangkaian pemrograman USART bootloader

Mesti dipastikan bahwa tegangan output TTLnya adalah 3.3 volt. Ada konverter USB Serial yang dapat diset di 5 volt maupun 3.3 volt. Mesti hati-hati jangan sampai salah, karena bisa rusak.

Konverter USB to Serial FTDI

Konverter USB to Serial FTDI

Program yang dipakai untuk melakukan pemrograman adalah “Flash Loader Demonstrator”, yang dapat diunduh di situs ST Micro : STM32 Flash loader demonstrator.

Untuk melakukan pemrograman, jumper BOOT0 dipindah ke “1”, sedangkan jumper BOOT1 tetap di “0”.

 

Boot 0 pada posisi 1

Boot 0 pada posisi 1

 

Boot 0 pada posisi 0

Boot 0 pada posisi 0

Untuk percobaan ini digunakan bootloader USB yang kompatibel dengan Arduino (STM32duino-bootloader) , dapat diambil di situs https://github.com/rogerclarkmelbourne/STM32duino-bootloader/tree/master/binaries.

Board Bluepill yang saya pakai menggunakan PC13 sebagai LED indikator, jadi binary yang diambil adalah generic_boot20_pc13.bin. Jika LED indikator menggunakan port lain, maka file binary yang diambil mesti disesuaikan.

Setelah file binary itu diupload dengan “Flash Loader Demonstrator”, kembalikan posisi jumper ke posisi 0, kemudian restart board tersebut. Jika sukses , mestinya akan muncul port serial baru di device manager.

Untuk pemrograman dengan Arduino, perlu beberapa tahap instalasi di Arduino, sesuai dengan petunjuk di https://github.com/rogerclarkmelbourne/Arduino_STM32/wiki/Installation

Referensi

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Powered by: Wordpress