Perhitungan Kapasitas Baterai Laptop Axioo M720

Baterai Axioo M720 14,8 volt 35,5 Wh
Baterai Axioo M720 14,8 volt 35,5 Wh

Misal diketahui sebuah baterai laptop dengan tegangan keluaran 14,8 volt , kapasitas total adalah 35,5 Wh. Berapakah ukuran setiap selnya?

Diketahui tipe baterainya adalah Lithium Ion. Setiap sel Lithium Ion adlaah 3,7 volt. Jadi jumlah selnya adalah 14,8 / 3,7 = 4 buah sel.

Kapasitas total batere 35.5 Wh, jadi setiap sel adalah 8.875 Wh. Wh dapat diubah ke mAh dengan dibagi tegangannya. 8.875 Wh = 8.875 / 3,7 = 2.398 Ah = 2398 mAh.

Kesimpulan: pada batere laptop tersebut terdapat 4 sel baterai Lithium Ion, dengan setiap selnya adalah baterai Lithium Ion dengan tegangan 3,7 volt dan kapasitas masing-masing 2398 mAh , setara dengan 8,875 Wh.

 

Baterai Axioo M720
Baterai Axioo M720

Jarak Lubang PCB untuk Resistor

Ketika kita membuat PCB untuk rangkaian elektronik, jarak lubang di PCB harus sesuai dengan ukuran komponennya.

Berikut ini contoh berbagai ukuran resistor .

Resistor 1/4 watt dan 1/2 watt
Resistor 1/4 watt dan 1/2 watt

Foto di atas adalah foto resistor dengan rating daya 1/4 watt (yang atas) dan1/2 watt (yang bawah). Resistor dipasang di PCB lubang dengan jarak antar lubang sebesar 1 kaki IC , yaitu 100 mil, atau 1/10 inchi. Resistor 1/4 watt mempunyai jarak kaki sepanjang 3 kaki IC atau 300 mil. Resistor 1/2 watt memiliki jarak lubang 5 kaki IC atau 500 mil.

Berikut ini resistor 5 watt.

Resistor 5 watt
Resistor 5 watt

Jarak kaki untuk resistor 5 watt ini adalah 9 kaki IC, atau 900 mil.

Selain resistor 1/4 watt, 1/2 watt dan 5 watt masih ada berbagai jenis ukuran resistor lainnya, jadi ketika membuat PCB, lebih baik membeli dulu komponen yang akan dipasang, kemudian ukuran jarak kaki komponen diukur dengan PCB lubang atau jangka sorong.

Jangka sorong
Jangka sorong

Jangka sorong ini adalah perangkat wajib jika ingin membuat PCB, terutama untuk memastikan ukuran masing-masing komponen. Jika salah membuat PCB, bisa terjadi komponen tidak bisa masuk atau jelek penampilannya.

 

Perbedaan antara voltase dan kapasitas

Apakah perbedaan antara voltase dan kapasitas dalam dunia elektronik?

Voltase atau tegangan adalah perbedaan potensial listrik antara 2 titik. Satuan voltase adalah volt, disingkat V.

Kapasitas adalah jumlah energi listrik atau muatan pada suatu benda.

Pada baterai, kapasitas adalah jumlah energi yang tersimpan pada baterai tersebut. Satuan energi pada dasarnya adalah joule, namun kapasitas baterai sering juga dinyatakan dengan Wh, watt-hour (watt jam), mAh (milli ampere hour), atau Ah (ampere hour).

Batere NiMh dengan kapasitas 4700 mAh
Contoh Baterai NiMh dengan kapasitas 4700 mAh

Pada kapasitor, ada istilah yang mirip dengan kapasitas, yaitu kapasitansi (capacitance). Kapasitansi adalah kemampuan suatu benda untuk menyimpan muatan listrik. Satuan kapasitansi adalah farad, diambil dari nama fisikawan Michael Faraday.

Contoh berbagai macam kapasitor
Contoh berbagai macam kapasitor (sumber)

Baterai Kotak Berapa Volt

Baterai kotak mempunyai tegangan kurang lebih 9 volt, tergantung jenis baterai tersebut.

Berikut tegangan baterai kotak 9 volt untuk berbagai tipe.

Tipe Tegangan batere Tegangan tiap cell

NiMh (Nickel Manganese Hybrid)

  • 7,2 volt
  • 8,4 volt (paling umum)
  • 9,6 volt
1,2 volt

LiPo (Lithium Polymer)

7,4 volt 3,7 volt

NiCd (Nickel Cadmium)

  • 7,2 volt
  • 8,4 volt
1,2 volt

Timbal

tidak ada versi 9 volt 2 volt

Seng mangan

9 volt 1,5 volt
Alkaline 9 volt 1,5 volt

Lithium

7,4 volt 3,6 volt

Jadi ada banyak baterai 9 volt yang ternyata tegangannya tidak tepat 9 volt.

Baterai 9 volt terdiri dari beberapa sel baterai yang disusun seri, karena tidak ada sel yang menghasilkan tegangan 9 volt. Setiap jenis baterai punya tegangan sel tersendiri yang berbeda-beda.

Tegangan baterai jadinya adalah kelipatan tegangan sel yang paling mendekati ke 9 volt.

Batere 9 volt Alkaline (kiri) dan seng-karbon (kanan)
Batere 9 volt Alkaline (kiri) dan seng-karbon (kanan), tegangan tepat 9 volt

 

Membongkar batere 9 volt
Baterai 9 volt yang terdiri dari 6 sel di dalamnya, setiap sel 1,5 volt
Batere 9 volt NiMH 300 mAh
Batere 9 volt NiMH 300 mAh, tegangan keluarnya 8,4 volt.

1mA berapa a

Pertanyaan

  • 1mA berapa a
  • 1 milli ampere berapa ampere
  • 1 milliampere berapa ampere
  • 1 mA berapa A

Jawaban

“milli” artinya seperseribu. “milli” sering disingkat juga dengan “m” (huruf kecil m).

Satuan arus adalah ‘ampere’ (huruf kecil) atau disingkat ‘A’ (huruf besar).

Jadi jawaban lengkapnya sebagai berikut:

  • 1 ma = 0,001 A
  • 1 ma = 0,001 ampere
  • 1 milli ampere = 0,001 ampere
  • 1 milli ampere = 0,001 A
Multimeter untuk mengukur arus
Multimeter untuk mengukur arus

Referensi

 

Sistem Pengendali Pompa versi 3

Sistem pengendali pompa versi 3 ini adalah lanjutan dari Sistem Pengendali Pompa versi 2 dan Pengendali Pompa versi 1.

Pengendali pompa versi 3
Pengendali pompa versi 3

Fitur utama:

  • Prosesor utama menggunakan ESP32
  • Prosesor display menggunakan ATmega328 (Arduino Nano)
  • Sistem operasi menggunakan FreeRTOS
  • Display menggunakan P10 dot matrix 32 x 16 pixel
  • Relay menggunakan solid state relay (SSR), sebelumnya menggunakan relay elektromekanik

Saat ini implementasi masih di breadboard, belum disolder padahal sudah mulai berdebu.

Fitur yang masih direncanakan namun belum sempat diimplementasikan:

  • Monitoring dengan IoT , artinya data sistem dikirim ke suatu server perekam data.
  • Deteksi ketinggian air dengan sensor ultrasonik

Senter LED Cree XML T6

Berikut ini foto-foto dan manual senter LED mdel Cree XML-T6. Berikut ini gambar isi paket dari senter tersebut:

Senter LED Cree XML-T6
Senter LED Cree XML-T6

Isi paket terdiri dari:

  • Senter Cree XML-T6
  • Manual dalam bahasa Inggris
  • Baterai Lithium Ion 18650
  • Selongsong plastik untuk baterai 18650
  • Wadah baterai AAA
  • Charger untuk baterai 18650
  • Penjepit plastik yang sepertinya untuk dipasang di sepeda
  • Wadah senter untuk diselipkan di ikat pinggang

Senter ini dilengkapi juga dengan wadah kotak plastik.

Kotak Cree XML-T6
Kotak plastik Cree XML-T6

Berikut ini isi kotak tersebut:

Bagian dalam kotak Cree XML-T6
Bagian dalam kotak Cree XML-T6

Berikut ini body dari senter tersebut.

Senter LED XCree XML-T6 tampak samping
Senter LED XCree XML-T6 tampak samping

Berikut ini baterai 18650 dan selongsong plastiknya. Lubang di dalam senter terlalu longgar jika tidak menggunakan selongsong. Namun kalau lubang di dalam dibuat rapat pas untuk 18650, maka wadah baterai AAA tidak dapat masuk.

Baterai 18650 hijau dengan selongsong plastik untuk senter LED XML T6

Berikut ini wadah untuk 3 buah baterai AAA. Baterai AAA tidak disertakan. Cukup bermanfaat jika misalnya kita ingin pakai bate

rai alkaline AAA saja.

wadah baterai AAA untuk senter LED XML T6

Berikut ini tutup wadah baterai di senter. Dilengkapi dengan cincin karet, sehingga senter ini kedap air. Cukup bermanfaat kalau dipakai di waktu hujan atau tercebur ke dalam air.

Berikut ini lensa yang dicopot, nampak LED yang dipakai.

Dudukan lensa kedap air karena dilengkapi dengan cincin karet warna hitam.

Berikut rangkaian dalam lampu, tepat di belakang LED

Rangkaian dalam lampu XML-T6
Rangkaian dalam lampu XML-T6

 

Berikut ini charger untuk baterai 18650

Bagian bawah charger.

Bagian dalam charger.

Komponen aktif yang dipakai, IC tipe HT 3582 DA

IC HT3582 D untuk pengendali charger baterai 18650

 

Komponen aktif lainnya, transistor NPN MJE 13001

Transistor mJE 13001
Transistor MJE 13001

Baterai 18650 dengan kapasitas 4200 mWh. Satuan kapasitas yang dipakai adalah mWh, Jangan tertukar dengan satuan mAh.

Baterai 18650 4200 mWh
Baterai 18650 4200 mWh

Jika baterai dimasukkan ke charger tanpa disambung ke jala-jala, maka LED hijau pada charger akan menyala.

Charger dengan baterai saja tanpa pengisian
Charger dengan baterai saja tanpa pengisian

Ketika sedang melakukan pengisian, lampu LED merah menyala.

Charger sedang mengisi
Charger sedang mengisi
 

Setelah baterai penuh, maka lampu indikator akan berwarna biru.

Manual

cree-xml-t6-manual-01
Manual halaman 1

 

cree-xml-t6-manual-02
Manual halaman 2

 

Manual halaman 4 cree-xml-t6-manual-04
Manual halaman 4

 

Manual cree-xml-t6 halaman 07
Manual halaman 5

 

Manual cree-xml-t6-manual halaman 06
Manual halaman 06

 

Manual cree-xml-t6-manual halaman 07
Manual halaman 7

 

Ulasan

Dari foto-foto di atas, nampaknya senter ini cukup kompleks, terdiri dari puluhan atau ratusan komponen mekanik dan elektronik.

Satu hal yang mengganggu dari senter ini adalah senter ini mempunyai beberapa mode, namun mampu ‘mengingat’ mode terakhir yang dipakai. Sehingga ketika jika dimatikan dan dinyalakan, maka senter akan masuk ke mode terakhir, plus mode berikutnya, karena penekanan tombol ketika mematikan dianggap sebagai perpindahan mode. Ada seorang user yang menyarankan penambahan resistor ke dalam senter untuk membuat senter ‘melupakan’ mode terakhir ketika dimatikan.

Referensi

1 Wh Berapa joule

Pertanyaan: 1 Wh berapa joule?

Jawaban

Wh (watt-hour) adalah satuan energi, joule juga satuan energi.

Rumus energi:

E = P x t

Dengan

  • E: energi (satuan Wh atau joule)
  • P: daya (satuan watt)
  • t: waktu (satuan detik atau jam)

Untuk mengubah satuan, kita pakai hubungan antara detik dan jam: 1 jam = 60 menit, 1 menit = 60 detik, sehingga:

1 Wh = 1 watt x 1 jam = 1 watt x 60 x 60 detik = 3600 watt-detik = 3600 joule

Jadi 1 Wh = 3600 joule

Contoh baterai dengan satuan mWh:

Baterai 18650 4200 mWh
Baterai 18650 4200 mWh

 

Referensi

1 Wh berapa kWh

Pertanyaan: 1 Wh berapa kWh

Jawaban singkat

  • k artinya kilo, atau ‘1000’, jadi kWh artinya 1000 Wh.

Jadi:

  • 1 kWh = 1000 Wh
  • 1 Wh = 0,001 kWh

Uraian

  • W artinya watt, satuan untuk daya. Penulisan satuan jika disingkat adalah dengan huruf besar (“W”), jika ditulis panjang maka dengan huruf kecil (“watt”).
  • h artinya ‘hour’ atau jam.
  • k artinya kilo, artinya 1000

Contoh penggunaan satuan kWh adalah untuk meteran listrik. Maka meteran listrik sering juga disebut sebagai kWh meter. Berikut ini contoh kWh meter:

kWh meter biasa
kWh meter biasa

Satuan Wh atau malah mWh dipakai untuk energi yang lebih kecil, misal pada baterai. Berikut ini contoh baterai yang menggunakan satuan mWh (milli watt hour). 1 milli = 1/1000 , jadi 4200 mWh artinya 4,2 Wh

Baterai 18650 4200 mWh
Baterai 18650 4200 mWh

Referensi

 

Pertanyaan: 1 Wh Berapa ampere

Pertanyaan:

  • 1 Wh berapa ampere
  • 1 Wh berapa milli ampere

Wh (watt-hour), atau watt-jam, sering dipakai untuk menyatakan jumlah energi yang tersimpan dalam suatu batere.

Rumus energi adalah: energi =  daya x waktu, atau:

E = P x t

Dengan:

  • E: energi dalam joule (atau watt-jam)
  • P: daya dalam watt
  • t: waktu dalam detik (atau jam)

Jika waktu dinyatakan dalam jam, maka satuan energi adalah Wh (watt-hour / watt-jam)

Jika waktu dinyatakan dalam detik, maka satuan energi adalah J (joule).

Hubungan antara arus dan daya adalah sebagai berikut:

P = V x I

Dengan:

  • P: daya dalam watt
  • V : tegangan dalam volt
  • I : arus dalam ampere

Diketahui

P = V x I

E = P x t

maka arus (I) dapat dihitung:

I = P/V = E / (t x V)

Jadi untuk mendapatkan arus (ampere) dari energi (Wh) kita perlu informasi tambahan waktu dalam jam dan tegangan. Jika kasus ini adalah batere, untuk tegangan kita dapat menggunakan tegangan nominal batere tersebut. Waktu dalam jam adalah waktu untuk transfer energi batere tersebut.

Dalam prakteknya jika kita menggunakan batere sungguhan, arus dan tegangan batere biasanya tidak konstan, jadi kita perlu menggunakan kurva pengosongan (discharge curve) untuk mendapatkan angka yang lebih teliti.

Baterai 18650 4200 mWh
Baterai 18650 4200 mWh

Sebagai contoh, misal ada batere dengan kapasitas 4200 mWh seperti di atas, maka berapa arus pada batere tersebut?

Jenis baterai diketahui yaitu Li-Ion (Lithium Ion), dengan tegangan rata-rata adalah 3,7 volt. Misal baterai dihabiskan dalam waktu 2 jam. Maka untuk pengosongan tersebut, arusnya adalah:

I = E/ (t x V ) = 4200 mWh / (2 jam x 3,7 volt) = 4,200 Wh / (2 jam x 3,7 volt) = 0,568 ampere.

Referensi